Skip to main content

dia yang pergi..........

Saya terpaku sebentar apabila menerima berita tentang kemalangan yang menimpa pak su . Kata emak , pak su menjadi mangsa langgar lari . Kemalangan itu menyebabkan dia koma . Kata emak lagi , pak su mungkin lumpuh seumur hidup . Saya mula membayangkan penderitaan yang bakal pak su tempuhi . Namun dalam masa yang sama , saya mengharapkan keajaiban bakal berlaku .




Pak su dimasukkan ke wad unit rawatan rapi . Setiap kali melawatnya , saya hanya mampu melihat tubuhnya terbaring lesu . Saya hanya mendoakan semoga pak su akan membuka mata dan memberikan senyuman yang mampu melegakan hati saya . Sepanjang pak su di wad , saya lihat ramai kawan dan sanak saudara jauh dekat datang menziarahi dengan harapan yang sama . Mereka ingin lihat pak su saya senbuh . Barulah saya sedar ,pak su mempunyai ramai kawan . Sangkaan saya terhadapnya selama ini meleset . Rupa - rupanya dia menjadi kesayangan kawan dan keluarganya juga .



Harapan dan doa saya untuk melihat pak su sedar dari koma akhirnya dimakbulkan Allah . Saya lihat dia tersenyum . Lega sedikit hati saya sehingga saya tidak dapat membendung air mata kerana terlalu gembira . Saya berdoa semoga pak su akan terus tabah dengan kekurangan yang dimilikinya . Kegembiraan itu hanya datang sekejap kerana Yang Maha Esa lebih mengetahui . Pagi Jumaat , pak su menghembuskan nafas yang terakhir . Hati saya meraung ! Namun saya reda . Mungkin kerana Allah mahu menghilangkan penderitaanya dengan cara ini . Kadang kala apabila kewarasan berada di luar kawalan , saya akan bertanya , kenapa orang baik dan selalu berbakti pada keluarga seperti arwah selalu ' disayangi ' Allah ? Kenapa tidak orang lain ? Mungkin Yang Maha Esa merupakan hikmah yang terlalu saya syukuri .

Lapan tahun arwah pak su pergi , rasa seperti baru semalam . Saya masih tidak dapat melupakan kenangan bersamanya , semangatnya , sifatnya dan semuanya tentang arwah . Dia sangat rajin dan suka menolong orang . Dia cermat tetapi tidak kedekut . Walau dia garang tetapi dia baik hati . Di kalangan bapa saudara , dia selalu membantu nenek . Selalu menghulurkan wang dan bertanyakan khabar . Kasih arwah pada ibunya terlalu mendalam . Dia pergi meninggalkan contoh terbaik pada orang sekelilingnya .


Duit pencen dan rumah peninggalan arwah jadi penyambung kehidupan isteri dan anak - anaknya yang masih kecil . Berkat itulah , anak - anaknya terus tabah berjaya dalam pelajaran . Alhamdulillah saya panjatkan kepada Allah kerana memberikan pengalam sedih yang begitu bermakna buat saya . Mungkin pandangan orang lain berbeza , tetapi apa yang saya alami benar - benar menginsafkan . Kita kena rajin , ikhlas dan selalu berusaha untuk semua perkara walaupun sesekali diduga . Sesungguhnya itulah kunci kejayaan kita dunia dan akhirat .



Comments

Popular posts from this blog

TO THE MOON AND BACK

I'm talking in circles Can't get out of my head I cry at commercials, and I never make the bed And I'm pulling your last thread When I'm coming unraveled [Chorus] Baby, to the Moon and back You still love me more than that When my skies are grey and my whole world is shaking To the Moon and back You love me more than that [Verse 2] When you go quiet, and won't let your guard down I hear through the silence that you're trying to figure it out You're trying to make me proud, believe me now [Chorus] Baby, to the Moon and back I still love you more than that When your skies are grey, and your whole world is shaking To the Moon and back I love you more than that [Bridge] We may fall but we'll keep on going We may break but we won't stay broken Through the cracks in the road, the flowers grow For you see our storm clouds forming And the Sun won't rise in the morning You should know [Chorus] Baby, to the Moon and back I will love you more than that Whe...

Di pertiga Malam-ku

 Assalamualaikum w.b.t Bersawang laman setelah sekian lama menyepi. Hibernate for the goods.😊😊😊 I just wanna share a song that relate to my situation. Moga terbaik sentiasa mengiringi setiap yang kita lakukan. Di Sepertiga Malam : Saat kuputuskan bertemu orang tuamu kuyakinkan diri kaulah yang terbaik Dan saat kau memilih Aku yang pantas untukmu Hati ini berikrar tuk selalu menjagamu Reff : Ku yakin kaulah jawaban Di setiap pintaku walau kubelum tahu namamu Bisikan di sujudku di sepertiga malamku Untuk kehadiranmu sempurnakan imanku Saat kau memilih Aku yang pantas untukmu Hati ini berikrar tuk selalu menjagamu Reff : Ku yakin kaulah jawaban Di setiap pintaku walau kubelum tahu namamu Bisikan di sujudku di sepertiga malamku Untuk kehadiranmu sempurnakan imanku Buang cerita lama Rangkai cerita baru Menua bersama . . .

Rintihanku...

Jauh Perjalanan, Telahku Jelajahi, Membawa seribu impian, Berbekal pengalaman. Mampukah aku melangkah, Menuju satu daerah, Masihkah ada, Sinar yang menanti. Masa djanji pasti tiba, Ku kan dijemput ke sana, Bimbang langkahku terhenti, Ku terpaut di persimpangan. Tak inginku mengingati, Detik hitam semalam Tinggallah semua, Jadi kenangan. Keranamu kan ku gagahi, Untuk terus sisa hidup ini, Biar ku tebus segala dosa, Selagi jasad bernyawa. Leraikanlah rasa hatiku, Padaku hanya engkau yang satu, Belum pernah ku terasa, Hebatnya cintamu. Sungguh kau lebih mengerti, Apa tersirat di dalam diri, Ku mohon rasa kasih, Yang abadi. Jujur ikhlaskah hati ini, Menyintaimu sepenuh hati, Ataukah sekadar bila diuji, Rahmat dan kasihmu tiada sempadan, Biarpun jiwa dalam kelalaian, Dihasut dengan pelbagai godaan.