Skip to main content

Penjan Ubi Kayu Likat ...

Assalam..
rasenyer lme xupdate blog nie..
bersawang suda..  :)
tah tetibe hari nie tgn gatal nak post something about traditional cookies..


Penjan Ubi Kayu Likat  



Bahan-Bahan:
3 ketul ubi kayu
1 biji santan kelapa
1 ketul Gula melaka atau 350 gm Gula merah (sira Tebu pon bole)
10 sdb Gula putih
Garam (untuk lemak)

Cara:
Potong ubi kayu dalam ketulan kecil.
Rebus semua sehingga agak empuk
Toskan dan biarkan sekejap
Sementara itu di dalam periuk lain masak air gula merah, gula putih dan sedikit garam.
Kacau sehingga likat.
Masukkan santan ke dalam air gula merah tadi serta kacai sehingga likat.
Akhir sekali campurkan ubi kayu yang telah direbus tadi bersama air gula merah. Kacau.
Hidangkan.
Tambahan:
Santan yang menjadikan penjan pekat dan lemak manis.Cubalah...memang resepi penjan bersantan ini amat diminati di negeri Perak.






 my first penjan ubi..
yummy2...

p/s : slmat mencuba ea...  :)



Comments

Popular posts from this blog

TO THE MOON AND BACK

I'm talking in circles Can't get out of my head I cry at commercials, and I never make the bed And I'm pulling your last thread When I'm coming unraveled [Chorus] Baby, to the Moon and back You still love me more than that When my skies are grey and my whole world is shaking To the Moon and back You love me more than that [Verse 2] When you go quiet, and won't let your guard down I hear through the silence that you're trying to figure it out You're trying to make me proud, believe me now [Chorus] Baby, to the Moon and back I still love you more than that When your skies are grey, and your whole world is shaking To the Moon and back I love you more than that [Bridge] We may fall but we'll keep on going We may break but we won't stay broken Through the cracks in the road, the flowers grow For you see our storm clouds forming And the Sun won't rise in the morning You should know [Chorus] Baby, to the Moon and back I will love you more than that Whe...

Lirik Langkah Tercipta - Unic...

Semalam aku kelukaan, kecewa kehampaan, mencalar ketabahan, mimpi yang sering ku harapkan, menjadi kenyataan, namun tak kesampaian. Allah… Inginku hentikan langkah ini, bagaikan tak mampu untuk ku bertahan, semangat tenggelam, lemah daya, haruskah aku mengalah, namun jiwaku berbisik, inilah dugaan. Dan langkahku kini terbuka, pada hikmah dugaan, uji keimanan (menguji keimanan), tak dilontarkanNya ujian, di luar kekuatan, setiap diri insan. Allah… Pimpinlah diriku, tuk bangkit semula, meneruskan langkah, perjuangan ini, cekalkan hati dan semangatku, kurniakan ketabahan, agar mimpi jadi nyata, padaMu ku meminta. Daku mohon agung kudratMu, wahai Tuhan yang satu, segalanya dariMu.

IMAN DAN DIRI...

Iman : Assalamualaikum, bos. Diri : Waalaikumussalam wbt. Lama tak nampak awak. Awak cuti ker? Iman : Taklah, jabatan kami rasa Tuan tak perlukan kami lagi? Diri : Laa.. kenapa pulak awak cakap camtu? Pentadbiran diri saya berterabur sekarang bila jabatan awak takde.. Iman : Takdelah, kami lihat banyak pekerja tambahan tuan ambil DVD, SMS danTV.. jadi kami rasa terpinggir.. Diri : Entahlah, waktu cuti sebulan ni saya tak pernah menggaji mereka. Tapi mereka terlalu rajin buat kerja, bekerja tanpa gaji, tapi banyak gak duit saya habis... entah ar... Iman : Tu sebab, kami rasa Tuan memencilkan kami. Al-Quran, zikir, ma'thurat, solat malam tak boleh bekerja dengan mereka.. kami memang tak boleh bercampur dengan mereka.. Diri : Saya tak pernah minta awak bercuti.. Iman : Bagaimana kami ingin bekerja sedangkan Tuan sudah punya 'pekerja tambahan'? Saya lihat mereka buat Tuan gembira sekali.. Diri : Argh, gembira apanya.. berterabur kerja kat pejabat tu!! Tolonglah, bekerjalah deng...