Skip to main content

Generasi Ulul Albab...

Wahai remaja ,
bukan ini masanya untuk kita mencari teman hidup yang difikirkan sesuai.Asyik diifikirkan, difikirkan dan difikirkan lagi. Waktu ini syaitan dan iblis menyolek muka dan mata kita supaya tertarik kepada anugerah kecantikan dan kecomelan makhluk ciptaan Tuhan. Masa ini nafsu menyuruh kita supaya melakukan sesuatu perkara yang membolehkan kita mendapat perhatian dan pujian.Terampil mengoda bergaya!

Sedang Yusuf yang digoda oleh Zulaikha yang menggoda pun tidak langsung tertarik hatinya untuk melakukan zina. Inikan kita yang bertaraf hamba yang hina. Rata-rata melakukan ibadah untuk mengharapkan pujian dan perhatian, mahu dianggap baik, sopan dan soleh, bukan mengharapkan pahala dan perhatian Tuhan. Rata-rata melakukan kebaikan supaya dipandang bagus bukannya mencari redha Allah.

Syaitan dan Nafsu bergembira atas tindakan kita yang mengacau puteri-puteri islam yang manis dan mengurat putera-putera islam yang segak. Syaitan dan Nafsu juga tentu sedang bergembira atas kejayaan mereka menyelimuti kita supaya tidak bangun menunaikan solat Subuh berjemaah apatahlag bangun bertahajud di hamparan sejadah Qiamulail. Syaitan dan Nafsu juga amat gembira apabila melihat Rumah Allah dibunyikan di dalamnya rancak nada dering telefon bimbit, umpatan-umpatan serta perkataan-perkataan komunikasi yang merugikan masa dan membuang erti kata sebenar iktikaf .

Wahai remaja ,
kita mesti menyedari bahawasanya kita sebenarnya sedang menempuh lautan yang berombak dan bergelora saat ini. Sudah tiba masanya untuk menaikkan layar supaya kita tidak tenggelam hanyut dibawa oleh fitnah dunia. Sudah tiba masanya untuk berlayar lebih jauh dengan kapal TAKWA dan layar IMAN untuk mencari pelabuhan REDHA (Mardhatillah). Sudah tiba masanya merebut dan menjala ikan-ikan PAHALA bukannya merelakan diri ditelan dengan jerung DOSA dan badai NERAKA. Sedarkah kita ?

Adakah 'buaya-friend' dan 'gila-friend' wajib menjadi sesuatu yang dominan dalam kehidupan setiap yang bergelar remaja ? Bagaimana dengan status remaja islam ? Sememangnya wajib memilikinya seorang sat atau maksimun 4 atau bersilih ganti ? atau status mencari pengalaman di alam remaja ? Jawapannya sudah tentu sekali TIDAK !

Mengapa ? Salahkah bercinta ? Cuma setakat hendak berkenalan dengan lebih intim ? Bukannya sampai berpegangan tangan ataupun bercium-ciuman pun ? Kita dah besarlah, bukan budak-budak , semuanya BOLEH !

Bukan begitu wahai remaja,
Islam tidak menghalang benih-benih cinta ditanam di setiap hati insan bergelar muslim. Namun sekarang kita adalah MASIH REMAJA. Amanah yang diberikan bukannya disuruh menghampiri zina. Tetapi berusaha, belajar, berdakwah dan beribadah sehingga berjaya. Fokus matlamat kehidupan sebenar di alam akhirat nanti. Kenapa mengizinkan diri terus hanyut dalam noda dunia yang penuh sengketa dan pura-pura ?

Masanya sudah tiba, ayuh kita bangkit wahai remaja-remaja islam, kita berjuang sehingga Masjidil Aqsa dibebaskan. Kita berjuang sehingga fitnah Dajjal dapat kita tewaskan. Kita memerdekakan jiwa kita yang dibelenggu musuh nyata. Kita melawan hawa nafsu dengan penuh kesabaran, hingga dapat menjadi penghuni syurga yang penuh dengan kenikmatan. Janji Allah itu pasti !

Bukannya kita perlu mencari publisiti murahan. Dengan mengacau dan mengorat makhluk comel dan kacak ciptaan Tuhan. Menjaja perasaan indah gelora Uda dan Dara. Bukannya dengan meninggalkan sunnah yang nabi wariskan. Bukan dengan membiarkan alasan murahan terus menghasut ; diri masih belum dapat hidayah, diri tidak bersedia ataupun sebenarnya diri MALAS melakukannya. Bukan dengan mengambil remeh dan memandang enteng kepada ibadat dan amalan yang dilakukan. Bukan dengan meninggalkan Al-Quran, Kitab suci yang dipelihara kesucian zaman-berzaman.Acuh tidak acuh mentaati Tuhan ? Macamlah yakin dan pasti sangat dapat ke syurga seperti Saidina Uthman bin Affan !

Wahai remaja,
kita seringkali mengeluh dan marah apabila kita diaibkan di khalayak ramai. Tidakkah kita terfikir, kita sedang dan akan malu mengaibkan diri sendiri di depan Allah dan di tepi malaikat. Ayuh celiklah, sedarlah dan bangunlah memperjuangkan Islam. Teruskan perjuangan sehingga nyawa bercerai dengan badan.

Carilah ilmu dan perangi godaan hawa nafsu.
Kata mahu Islam maju tetapi masih malas baca buku !

Wahai remaja,
Ini bukan hanya peringatan. Ambil jadikan pedoman. Jadilah remaja cemerlang yang beriman. Bukan sampah masyarakat yang tidur di laluan najis buangan.

Ayuh berjuang demi maruah remaja ISLAM dan generasi MUSLIM sedunia !!!

Comments

Popular posts from this blog

TO THE MOON AND BACK

I'm talking in circles Can't get out of my head I cry at commercials, and I never make the bed And I'm pulling your last thread When I'm coming unraveled [Chorus] Baby, to the Moon and back You still love me more than that When my skies are grey and my whole world is shaking To the Moon and back You love me more than that [Verse 2] When you go quiet, and won't let your guard down I hear through the silence that you're trying to figure it out You're trying to make me proud, believe me now [Chorus] Baby, to the Moon and back I still love you more than that When your skies are grey, and your whole world is shaking To the Moon and back I love you more than that [Bridge] We may fall but we'll keep on going We may break but we won't stay broken Through the cracks in the road, the flowers grow For you see our storm clouds forming And the Sun won't rise in the morning You should know [Chorus] Baby, to the Moon and back I will love you more than that Whe...

Di pertiga Malam-ku

 Assalamualaikum w.b.t Bersawang laman setelah sekian lama menyepi. Hibernate for the goods.😊😊😊 I just wanna share a song that relate to my situation. Moga terbaik sentiasa mengiringi setiap yang kita lakukan. Di Sepertiga Malam : Saat kuputuskan bertemu orang tuamu kuyakinkan diri kaulah yang terbaik Dan saat kau memilih Aku yang pantas untukmu Hati ini berikrar tuk selalu menjagamu Reff : Ku yakin kaulah jawaban Di setiap pintaku walau kubelum tahu namamu Bisikan di sujudku di sepertiga malamku Untuk kehadiranmu sempurnakan imanku Saat kau memilih Aku yang pantas untukmu Hati ini berikrar tuk selalu menjagamu Reff : Ku yakin kaulah jawaban Di setiap pintaku walau kubelum tahu namamu Bisikan di sujudku di sepertiga malamku Untuk kehadiranmu sempurnakan imanku Buang cerita lama Rangkai cerita baru Menua bersama . . .

Rintihanku...

Jauh Perjalanan, Telahku Jelajahi, Membawa seribu impian, Berbekal pengalaman. Mampukah aku melangkah, Menuju satu daerah, Masihkah ada, Sinar yang menanti. Masa djanji pasti tiba, Ku kan dijemput ke sana, Bimbang langkahku terhenti, Ku terpaut di persimpangan. Tak inginku mengingati, Detik hitam semalam Tinggallah semua, Jadi kenangan. Keranamu kan ku gagahi, Untuk terus sisa hidup ini, Biar ku tebus segala dosa, Selagi jasad bernyawa. Leraikanlah rasa hatiku, Padaku hanya engkau yang satu, Belum pernah ku terasa, Hebatnya cintamu. Sungguh kau lebih mengerti, Apa tersirat di dalam diri, Ku mohon rasa kasih, Yang abadi. Jujur ikhlaskah hati ini, Menyintaimu sepenuh hati, Ataukah sekadar bila diuji, Rahmat dan kasihmu tiada sempadan, Biarpun jiwa dalam kelalaian, Dihasut dengan pelbagai godaan.